Tulisan gila

Mungkin ini hanya sebuah racauan yang tidak berpendidikan. Yang ditulis oleh orang yang gila. Gila kesabaran. Seolah kesabaran hanya kumpulan rayap yang memakan habis kehidupan. Tak ada yang lebih berguna dari mencaci sabar itu sendiri.

Aku tahu Tuhan tidak buta. Dia bisa melihat tanpa mata. Dia tak akan membedakan mana angka 1 mana angka 0. Tapi buatku, angka-angka itu seolah berarti. Aku menyalahkan mereka. Yang kuanggap sudah merenggut hari-hariku. Sudah menarik lembek senyumku. Aku seolah tak punya suara.

Siapa peduli kehilangan harta! Siapa peduli aku tak lagi miliki uang yang banyak. Bukankah uang hanya alat tukar. Dan di mata Tuhan uang hanya sebuah kertas tak berpenghuni. Siapa peduli aku tak miliki harta benda. Toh mereka pun hanya diam setiap aku menangis. Toh mereka pun hanya menjadi bisu dalam rayuan. Mereka tak benar-benar nyata adanya.

Tulisan gila ini seperti sebuah ajakan perang dengan Tuhan. Aku menatap diriku sendiri di cermin. Hey! Kamu hanya manusia. Kamu tak punya senjata apapun untuk melawan Tuhan. Dan tangisanmu tak akan menjadi air suci yang bisa mengubah cerita. Tidak.

Namun diam, menangis, marah, dan berteriak bukan pilihan buatku. Aku lumpuh dalam memilih. Aku luka dalam berharap. Hanya tulisan gila ini yang mungkin menyadarkanku, bahwa tak ada yang berbeda antara berfikir optimis, berdoa, dan berharap.

Aku jatuh dalam uraian kasih sayang tak berbatas ini …

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s