Bermodalkan suara untuk bisa makan nasi

IMG00697-20130923-1928

 

Di tengah jalan dan di tengah hiruk pikuk suara klakson mobil, motor, teriakan KAMPRET!!! Teriakan “AN****”, dan orang-orang berlalu lalang yang juga hidup di jalanan buat cari makan gue gak sengaja menemukan anak perempuan kecil, cantik dan polos ini.

Dia datang berdua dengan teman perempuannya, yang satu bawa kecrekan dan anak ini bawa gendang untuk ditabuh. Sebut saja namanya Mini. Padahal Mini cantik, kalo ditanya ‘Mini, udah gede mau jadi apa?’ dia pasti langsung jawab ‘Artis donk mini kan cantik bisa nyanyi pula. Siapa tahu bisa kayak Mbak Zaskia Gotik.’ Hihi. Itu sih imajinasi gue doank.

But, no! Anak kecil berwajah cantik nggemesin dan memakai jaket kulit bersih dan masih bagus itu tidak kelihatan seperti pengamen cilik. Gue menganggap dia lagi kerja, cari duit, malem-malem, di tengah keributan jalanan yang tak pernah habisnya. Gak tahu juga ya, mungkin si Mini menikmati hidupnya, menyukai kehidupan jalanan, senang menyanyi, dan dapet uang dari ngamen walaupun mungkin udah dipotong sekian persen sama bosnya. Gak tahu lah. Tapi gue yang ngeliatnya kasian aja. Malem-malem gitu masih kerja, gak peduli cuma dikasih duit recehan atau sekadar senyum dan kata ‘maaf’. Dia merasa dia perlu makan, lalu menyanyi. Atau dia harus menyanyi karena perlu makan? Bisa jadi bisa jadi 😀

waktu seumur dia, malem-malem gitu gue lagi belajar matematika diajarin papa. Belajar ngerjain PR atau lagi asyik baca majalah bobo. Mana ada gue mikir besok makan apa terus gue musti kerja. Semua sudah disediakan dan diatur sama orang tua. Biar mereka lah yang mikir, gue mah tugasnya sekolah aja. Bukankah begitu? Tapi dia lain. Gue harus nyanyi biar bisa makan. Atau gue pengen makan jadi harus nyanyi. Yah. Seperti itulah.

Dan ironisnya lagi, coba bandingkan hidup si Mini dengan #KidNowadays . ‘Mam, aku mau ganti BB donk yang lain BBnya udah canggih-canggih.’ atau ‘Mam, beliin android donk. Temen-temen di sekolah udah punya path masa aku gak punya!’ Iya nggak sih? 😀

So’, dear Mini … mau lo jadi pengamen cilik kek mau lo jadi penyanyi beneran kek mau lo cuma sekolah doank dan setelah jadi ABG gonta ganti pacar karena lo cantik kek, terserah. Yang penting, ingatlah satu hal. Bersyukur. Bersyukur lo bisa cari duit dari kecil di lampu merah malem-malem dibanding #KidNowadays yang cuma mengenal gadget. Bersyukurlah. Karena gak ada manusia yang hidupnya baik-baik aja. Betapa pun KAYA-nya dia. Teruslah bernyanyi, siapa tahu gedenya bisa punya goyang angsa nyaingin Zaskia gotik. Hihihi 😛

Advertisements

One thought on “Bermodalkan suara untuk bisa makan nasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s