Jangan Gampang Percaya Hoax!

Kita hidup di zaman sosmed. Zaman di mana gadget jadi barang sepenting dompet. Eh, tentunya dompet yang isinya uang ya 😁 ( dengan hitungan uang banyak, bukan recehan 😜) Dan kita juga hidup di zaman teknologi. Di mana segala sesuatu dipermudah penggunaannya. Termasuk penggunaan sosmed. Sosial media menjadi hiburan yang menarik, iya menarik. Menarik kita dari dunia nyata 😄 

Ngaku aja, dulu hidup tanpa handphone kita fine-fine aja. Orang-orang tua kita dulu yang menjalani LDR juga masih bisa menjalani suatu hubungan jarak jauh walau hubungan hanya tersambung oleh secarik kertas bernapaskan rindu. Komunikasi yang kita jalin dengan teman baik yang dekat maupun yang jauh juga gak ada masalah. Itu dulu. Waktu belum zaman handphone. Setelah handphone muncul, mendadak komunikasi jadi hal yang begitu penting. Dan seiring dengan berjalannya waktu menyusullah smartphone. Anak kecil, tua, muda, dan dari beragam kalangan menengah ke bawah hingga atas semua menjadi pengguna smartphone. Hidup pun berubah. Kita semakin menarik diri ke dalamnya. Karna apa? Sederhana. Karena berbagai kemudahannya.

Masalahnya, tidak semua pengguna smartphone bisa menggunakannya dengan cara pintar. Punya facebook cuma dipake curhat di status atau ngeshare berita yang menjelek-jelekkan orang atau suatu komunitas tertentu. Facebook jadi seramai tempat ibu-ibu arisan. Penuh dengan gosip, isu dan beragam berita yang belum tentu benar. Banyak sekali media elektronik abal-abal yang bikin berita gak jelas atau gak sesuai data. Ah, saya mana peduli soal data. Saya pun bukan orang yang punya banyak waktu untuk mencari data mengenai berita yang sudah terlanjur beredar atau berita yang lagi ngehits.

Saya baca di salah satu artikel yang membahas tentang rokok. Tahu kok tahu, kampanye anti rokok lagi digembor-gemborkan sesering mungkin. Saya juga punya suami dan ayah yang perokok. Saya setuju? Tentu saja nggak. Apalagi saya sebagai perokok pasif juga merasa gak nyaman sama asapnya, alih-alih saya lagi hamil gede begini. Tapi masalahnya, banyak orang yang asal share saja masalah harga rokok yang katanya naik jadi 50rb. Ah, saya mah sebodo amat. Kalo pun iya naik yang rugi paling suami karna dia akan ngeluarin duit lebih gede saat ingin merokok. 

Tapi, walaupun saya juga gak suka kalo suami atau ayah saya merokok saya kok gak nganggep itu berita bagus (andaikata berita itu benar). Kenapa? Karna saya gak mau ikut-ikutan orang lain. Hanya karna benci pada perokok atau gak suka sama orang-orang di sekitar saya merokok lalu saya jadi ikutan lalala-yeyeye denger berita harga rokok mau naik. Makanya saya gak langsung ngeshare berita tersebut. Karna selain beritanya belum tentu bener, saya juga gak mau ikut-ikutan mencari pembenaran tentang bahayanya merokok. Karna, as I know yang mematikan dan menimbulkan penyakit itu bukan cuma rokok. Asap kendaraan yang gak kita sadari kita hirup setiap hari pun sama bahayanya. Obat yang sering kita konsumsi saat sakit kalo terlalu sering digunakan sama-sama mendatangkan penyakit. Makanan minuman pabrikan yang dibilang menyehatkan juga bisa jadi penyebab kanker. Dan masiiiiih banyak lagi penyebab penyakit lainnya di sekitar. Tapi apa pernah dibahas sesering membahas bahayanya merokok? Maksud saya, kenapa penyebab-penyebab penyakit yang lain gak dibahas juga. Gak digembor-gemborkan juga. Apa hanya karna rokok menjadi pendapatan terbesar di Indonesia dan ada banyak pihak yang tidak suka itu? Entahlah. Cari saja data sebanyak-banyaknya. Bukan hanya data tentang anti rokok, tapi juga data tentang pro rokok yang tentunya masuk akal.

Jadi intinya, kita boleh ngeshare berita apapun di sosmed kita. Bebas kok. Sosmed-sosmed kita. Tapi mbok ya ditelaah dulu kebenarannya. Jangan asal klik share hanya karna kita setuju atau hanya karna orang lain ikut ngeshare. Pintar-pintarlah menggunakan smartphone. Biar sesuai sama namanya, ‘smart’.

Kamu yang baca tulisan saya ini, boleh setuju boleh nggak. Bebas. Toh ini hanya tulisan emak-emak yang ingin hati-hati aja dalam memilih berita, biar gak terjebak di berita hoax. Itu aja sih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s